5 Tips Mengasah Otak yang Tak Banyak Diketahui Orang

Ditulis oleh Garink T.

Menurunnya kemampuan otak memang tak bisa diprediksi oleh siapa pun. Penambahan usia bisa menjadi salah satu penyebabnya. Namun, tentu sebuah hal yang berbeda jika kondisi itu terjadi pada orang-orang muda, yang pada dasarnya berada pada usia dengan otak terbaik.

Tanda-tanda kemampuan otak yang sudah mulai melemah ini bisa diperhatikan, agar dapat pula dilakukan upaya-upaya untuk mengatasinya, seperti bermain game. Nah, berikut ini ada lagi lima tips unik untuk mengasah otak yang selama ini ternyata tak banyak diketahui orang.

Image by arulbudiluhur16.blogspot.com

Image by arulbudiluhur16.blogspot.com

1. Beraktifitas sambil menutup mata

Melakukan berbagai aktifitas sehari-hari memang akan terasa sangat sulit jika dilakukan dalam kondisi mata tertutup. Namun, hal ini bukan tak mungkin untuk dicoba, karena bisa dilatih agar selanjutnya bisa terbiasa. Lalu, apa manfaatnya? “Melakukan sesuatu dengan mata tertutup merupakan cara tercepat untuk melatih fokus dan ingatan,” ungkap Ron White, seorang pemenang kompetisi mengingat di Amerika Serikat untuk kedua kalinya.

2. Berdansa

Pakar kesehatan mengakui bahwa lebih banyak banyak bergerak dapat mengaktifkan otak kecil (cerebellum) yang berfungsi berpikir dan menebak, dan akan memproduksi protein yang membantu sel saraf berkomunikasi dengan lebih efektif. “Berdansa jadi interaksi sosial yang memperbaiki fungsi sel saraf, serta membantu jantung memompa oksigen dan nutrisi ke sel-sel otak,” jelas Direktur Longevity Center University of California, Gary Small.

3. Bekerja dengan tangan kiri

Jika selama ini terbiasa menggunakan tangan kanan, maka sekarang cobalah beraktifitas dengan tangan kiri. Mulai dulu dari kegiatan-kegiatan yang sederhana, misal menulis atau menyikat gigi. Cara ini diyakini akan bisa membuat otak ‘belajar’ untuk melakukan hal-hal yang baru. Saat menggunakan tangan yang selama ini tidak biasa dipakai bekerja, maka akan jauh lebih banyak area otak yang aktif sehingga bisa meningkatkan kemampuannya.

4. Bermain tenis meja

Olahraga yang satu ini ternyata juga bisa membantu untuk mengasah kemampuan otak. Dalam bermain tenis meja, memang sangat diperlukan koordinasi interaksi antara mata dan tangan yang cepat. Menurut Daniel Amen, seorang peneliti pencitraan otak, rupanya sangat penting bagi setiap manusia untuk memperbaiki kemampuan koordinasi ini, sebab akan memudahkan otak dalam waktu singkat untuk mengetahui hal yang harus dilakukan.

5. Juggling

Satu lagi kegiatan olahraga yang diketahui ternyata bermanfaat untuk otak, yakni juggling atau memainkan bola di udara. Sebuah studi tahun 2013 yang dipublikasikan dalam jurnal Nature mengungkap bahwa belajar juggling dapat membuat sebagian otak berkembang. “Hal ini karena aktivitas tersebut dapat melatih fisik, pengenalan pada pola, dan orientasi spasial yang mengaktifkan beberapa area sekaligus pada otak,” terang penelitinya, Sills.

Image by jawaban.com

Image by jawaban.com